“Berlari dan terus berlari, itulah dinamika kehidupan di kota besar.. Kapan kita terakhir berhenti sejenak, meresapi apa yang sudah didapat, dan benar-benar menghibur diri…??”
(By : Padi - Sang Penghibur)
————————————————————————————–
Seringkali ketika terbesit tentang teori ‘life cycle’
(Lahir-Tumbuh-Menikah-Punya Keturunan-meninggal)
saya berpikir, untuk apa sebenarnya kita hidup ini toh akhirnya harus meninggal juga??
saya masih belum menemukan jawabannya..!!
—————————————————————————————–
Metropolitan..
dan waktu masih tetap mengejar tanpa lelah.. dalam berbagai rutinitas & aktifitas yang dilakukan..
dan kita terlihat seperti
‘berlari dan berlari’
Bukan hanya terlihat, tetapi begitulah Kenyataannya..!!
Kapan kita berhenti sejenak pun tak pernah teringat dimemori mereka..
hanya sekedar untuk meresapi apa yang sudah didapat & sekedar menghibur diri..
dan aku yang berdiri menatap dari kejauhan Metropolis..
Mulai merasakan hal yang sama..
ataukah ini yang dinamakan jaman modern?? jaman millenium??
hingga gaungnya dipaksakan masuk mengikuti langkahku..
atau langkahku-lah yang mengikuti mereka..??
Teman..Aku mulai terseret..
tapi aku takkan berontak..!!
Hmmm… lha kadang semangat pun tampak loyo,
tak mampu mendahului deru dan kebisingan metropolis
Oleh: peyek on Desember 24, 2007
at 2:59 am